Minggu, 19 Oktober 2014

CONTOH WACANA BERDASARKAN TUJUANNYA



1. Wacana Deskripsi

Tepat pukul 06.00 aku terbangun, diiringi dengan suara ayam yang berkokok seolah menyanyi sambil membangunkan orang-orang yang masih tertidur. Serta aku me lihat burung-burung yang beterbangan meninggalkan sarangnya untuk mencari makan. Dari timur sang surya menyapaku dengan malu-malu  menampakkan cahayanya. Aku berjalan kehalaman depan rumah, tepat dihadapan ku ada sebuah jalan besar. Dari kejauhan terbentang sawah-sawah dengan padi  masih kehijauan yang terlihat sangat indah, dan membuat hati menjadi  damai. Di sawah itu,banyak aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh petani, ada  petani yang sedang membajak sawah, dan ada juga petani yang sedang mencari rumput untuk makanan binatang peliharaannya seperti kambing, sapi, dan kerbau.
Di halaman rumah kakek ku yang menghadap ketimur, terdapat pohon-pohon yang rindang. Ada  pohon mangga yang sedang  berbuah  lebat, disamping kiri pohon mangga terdapat pula pohon jambu air yang belum berbuah karena belum musimnya. Dan disebelah kanan rumah ada pohon rambutan yang buahnya manis. Sungguh pemandangan yang indah desa yang sangat asri dan damai ini. Desa tempat tinggal kakek ku serta tempat kelahiran ku yaiti Desa Mekarsari. Aku sering berkunjung kesini,  selain bisa bertemu kakek dan nenek, aku juga bisa melihat pemandangan yang indah dan dan bias meraskan kedamaian.

2. Wacana Eksposisi
Membuat Manisan Lemon
            Buah lemon kaya akan kandungan vitamin c yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Buah lemon dapat dibuat menjadi berbagai jenis makanan dan minuman segar. Contohnya seperti jus dan manisan lemon. Membuat manisan lemon tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Kita cukup menyiapkan alat dan bahan seperti: lemon, madu, pisau dan stoples.
            Setelah alat dan bahan siap, maka tahap yang pertama adalah mencuci lemon hingga bersih kemudian lemon dipotong menjadi beberapa bagian secara vertikal membentuk lingkaran. Tahap kedua, masukan potongan lemon kedalam stoples.setelah itu, tambahkan madu secukupnya sesuai dengan selera masing-masing. Kemudian stoples ditutup rapat. Diamkan selama kurang lebuh 2 jam agar madu meresap. Bila anda ingin menikmati sensasi manisan lemon yang segar, manisan lemon bisa anda masukan ke dalam kulkas atau pendingin. Manisan lemon siap dinikmati.

3. Wacana Argumentasi

Merokok dapat membahayakan kesehatan penggunanya. Tanpa disadari, rokok yang mereka hisap merupakan racun bagi tubuh mereka sendiri. Penggunaan jangka waktu pendek mereka belum merasakan, hanya batuk-batuk kecil saja. Tetapi dalam penggunaan jangka waktu panjang bisa menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.
Rokok yang mengandung zat-zat berbahaya seperti nikotin, tar, karbon monoksida, zat karsinogen, dan zat iritan inilah yang dapat menyebabkan penyakit bahkan kematian. WHO memperkirakan kematian pertahunnya akibat rokok yaitu 3 juta orang. Dan di Eropa Timur mempresentasikan 50% kematian diakibatkan oleh rokok. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian dan para ahli dunia menyatakan bahwa “setiap menit tak kurang dari 60 orang dewasa mati karena rokok”.
Oleh karena itu, bagi yang belum pernah jangan mencoba atau bahkan ingin menjadi seorang perokok. Karena kita tahu sendiri betapa besar kerugian yang kita dapatkan dari merokok. Bagi yang sudah menjadi perokok, agar segera menghentikannya sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan menjadi penyesalan dikemudian hari. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

4. Wacana Narasi

Hari ini hari sabtu, aku, Ali Sadikin, Triananda, Puri Lestari dan Imas Fera Meda berencana menanam singkong di rumah ibu guru yaitu Bu Nur Asni Matondang. Sebelumnya kami sudah janjian dengan ibu, sekitar jam 2 siang kami akan kerumah ibu.
            Hari ini sangat panas, sepulang sekolah tepatnya sekitar jam 12 siang kami ke daerah Kintap yaitu kerumah keluarga Nanda untuk meminta singkong sekaligus batangnya untuk di tanam. Sampai di sana kami tidak langsung ke ladang, kami santai-santai dulu di bawah pohon sambil foto-foto, makan rambutan dan minum teh, karena kebetulan di buatkan minuman oleh keluarga Nanda.
Sampai akhirnya sekitar jam 1 lebih, kami baru menuju ke ladang. Sampai di ladang kami langsung mencabut pohon-pohon singkong yang ada di sana sampai terasa cukup, tidak lupa kami foto-foto dulu bersama singkong yang baru saja merasakan udara bebas.
Setelah itu kami menuju kerumah ibu Nur,tetapi  ketika sampai di sana ternyata ibunya tidak ada, jadi kami bersembunyi dulu. Sebelumnya kami sudah menelpon ibu bahwa kami ada di rumahnya. Kemudian ketika ibu datang, kami diam dan ketika ibu bingung karena kami tidak ada, kami langsung datang tiba-tiba dan ketawa bareng.
Setelah itu kami masuk ke rumah ibu, aku dan Ali Sadikin mengambil peralatan untuk menanam singkong dan Puri, Fera dan Nanda langsung masak, mereka membuat kolak dari singkong tadi dengan bahan seadanya. Singkat cerita ketika aku dan Ali Sadikin selesai menyangkul dan menanam singkong, kolaknya sudah matang. Kemudian kami makan bersama di rumah ibu Nur.
5.Wacana Persuasi

Hal tersebut merupakan PR besar bagi pemimpin Banua saat ini. Bagaimana beliau menanganinya dan bagaimana agar tidak semakin banyak korban dan tidak terulang lagi. Selain itu, dari masalah ini seharusnya masyarakat dapat mengintropeksi diri, terutama bagi mereka yang dekat dengan kebun-kebun kosong atau wilayah yang berpotensi kebakaran bahwa semua pihak perlu menyelamatkan alam ini.
Tidak hanya dari pemerintah, namun yang lebih penting adalah kesadaran dari berbagai pihak. Kemudian, sebagai mahasiswa, sebaiknya kita tidak hanya tinggal diam melihat hal ini. Mari kita usahakan sebisa kita apa yang terbaik untuk Banua tercinta ini. Misalkan dengan menggalangkan kegiatan pembagian masker untuk masyarakat sekitar. Meskipun tidak berdampak signifikan tetapi setidaknya dapat memberi dorongan kepada pemerintah maupun masyarakat untuk segera bergerak.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar